<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Worlds</title>
	<atom:link href="http://faisalibrahim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://faisalibrahim.wordpress.com</link>
	<description>Information, knowledge and network is strength competes</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2009 13:50:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='faisalibrahim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Worlds</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://faisalibrahim.wordpress.com/osd.xml" title="My Worlds" />
	<atom:link rel='hub' href='http://faisalibrahim.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Obama, buah demokrasi</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/07/obama-buah-demokrasi/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/07/obama-buah-demokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 05:22:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu terakhir ini, nama Indonesia berulang kali muncul di media massa Amerika Serikat. Beruntungnya, hal itu tidak terkait dengan kerusuhan di Monas, pada 1 Juni, tetapi lebih tentang sesuatu yang sifatnya positif.   Barack Obama menyebut latar belakang hidupnya dinamis. Hal ini bukan hanya karena orangtuanya berasal dari negara yang berbeda (Kenya dan AS), tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=96&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Seminggu terakhir ini, nama Indonesia berulang kali muncul di media massa Amerika Serikat. Beruntungnya, hal itu tidak terkait dengan kerusuhan di Monas, pada 1 Juni, tetapi lebih tentang sesuatu yang sifatnya positif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Barack Obama menyebut latar belakang hidupnya dinamis. Hal ini bukan hanya karena orangtuanya berasal dari negara yang berbeda (Kenya dan AS), tetapi juga karena keluarganya membesarkan dia di tempat yang berbeda-beda, salah satunya di Indonesia. &#8220;I was raised in Indonesia.&#8221; Kalimat itu selalu dia sampaikan ketika berpidato di depan audience yang heterogen.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Obama mencatat sejarah sebagai orang kulit hitam (African American) pertama yang mampu menerobos dominasi politik kulit putih dan muncul sebagai calon presiden dari kubu Partai Demokrat, menyingkirkan Hillary Rodham Clinton yang sangat ambisius.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Perjalanan Obama sampai ke titik itu tidak mudah, mengingat lawan yang dikalahkannya bukan tokoh sembarangan. Hillary Clinton adalah pengacara dan senator yang disegani dan berpengalaman selama delapan tahun sebagai ibu negara yang aktif ketika suaminya, Bill Clinton, menjabat presiden.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Ketika kampanye dimulai, sedikit orang yang percaya bahwa senator dari Illionis itu, yang tidak dikenal oleh lobbiest di Washington, bakal mampu menghadang Hillary. Ternyata, segala keunggulan Hillary malah menjadi bumerang baginya. Suaminya lebih menjadi beban daripada aset. Tim kampanyenya dirongrong pertentangan internal. Hillary didera kesulitan keuangan sehingga gerak-geriknya menjadi terbatas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Ini semua berbalikan dari Obama. Tim kampanyenya sangat kompak. Beberapa ahli komunikasi yang terdepak dari tim Hillary bahkan bergabung dalam tim Obama. Soal uang, tidak masalah. Obama bersandar pada relawan, yang jumlahnya mencapai 1,5 juta orang, untuk mengumpulkan dana kampanye. Dengan dana yang lebih dari cukup, Obama leluasa pergi ke kantong-kantong pemilihan yang tak terjangkau Hillary.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Sejarah pun berpihak pada Obama.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Empat dekade lalu, ketika politik segregasi (pemisahan) masih berlaku, tidak terbayangkan seorang pria kulit hitam dapat menjadi calon presiden AS. Barangkali Martin Luther King Jr, pejuang hak asasi kulit hitam AS, tersenyum di alam sana menyaksikan perkembangan yang tidak terduga ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Ya, tidak terduga, karena sebagian besar jajak pendapat menunjukkan warga kulit putih AS sesungguhnya belum siap memiliki calon presiden kulit berwarna. Namun, Obama menjungkirbalikkan semua prediksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Dia tampaknya berada di tempat yang tepat dan waktu yang tepat pula, yakni ketika masyarakat mempertanyakan manfaat perang di Irak dan mengeluhkan kelesuan ekonomi. Rakyat menginginkan perubahan. Ini cocok sekali dengan tema kampanye Obama, Change!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Keberhasilan Obama tidak hanya karena dia orator ulung, tetapi terutama karena kemampuan tim kampanyenya menangkap aspirasi dari bawah dan menjadikannya agenda kampanye (bottom-up) yang lintas ras. Dia tidak bersandar pada mesin partai yang mekanistis, tetapi menggunakan kelompok-kelompok relawan independen dan membangun jaringan untuk menyebarkan gagasan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Mampukah Obama menorehkan sejarah (lagi) dengan menjadi presiden kulit hitam pertama di Gedung Putih? Jalan ke sana terjal, keras, dan berliku-liku mengingat John McCain, pesaingnya dari Partai Republik, adalah lawan yang tangguh. Apa pun hasilnya nanti, perkembangan politik di AS memperlihatkan buah manis demokrasi, yang membuka lebar kesempatan bagi siapa saja untuk berkompetisi secara fair di kancah kekuasaan. Demokrasi menghadirkan kemungkinan dari ketidakmungkinan. ( www.bisnis.com)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=96&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/07/obama-buah-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudiro Andi Wiguno</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/01/sudiro-andi-wiguno/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/01/sudiro-andi-wiguno/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 06:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Dari Blora Menggapai Sukses Siapa sangka bayi yang lahir prematur 6 bulan dan sempat tidak bernapas 29 tahun silam kini menjadi anak muda yang sukses dalam hidupnya. Dialah Sudiro Andi Wiguno, yang kini menyandang berbagai jabatan penting di beberapa perusahaan jasa keuangan. Sudiro mungkin tak pernah menyangka hidupnya bakal seperti sekarang. Maklum, sebulan setelah ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=91&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Dari Blora Menggapai Sukses</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Siapa sangka bayi yang lahir prematur 6 bulan dan sempat tidak bernapas 29 tahun silam kini menjadi anak muda yang sukses dalam hidupnya. Dialah Sudiro Andi Wiguno, yang kini menyandang berbagai jabatan penting di beberapa perusahaan jasa keuangan. Sudiro mungkin tak pernah menyangka hidupnya bakal seperti sekarang. Maklum, sebulan setelah ia lahir, ayahnya wafat. &#8220;Sejak kecil, saya terbiasa hidup susah,&#8221; katanya mengawali kisah hidupnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Sudiro kini memang jauh dari kehidupan masa kecilnya di tanah kelahirannya Blora, Jawa Tengah. Sebagai Direktur Utama PT Dayaindo Resources International Tbk&#8211;sebuah perusahaan pertambangan dan manufaktur&#8211;Chief Executive Officer Colvis Star Group Asia Ltd., Presiden Komisaris PT Naspac Future, dan Direktur Keuangan PT Marga Hanurata Intrinsic yang membangun jalan tol Mojokerto-Kertosono, kehidupan Sudiro kini terbilang sangat mapan. &#8220;Saya merintis semuanya dari nol,&#8221; ujarnya sambil memegang stik golfnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Menurut pria yang akrab disapa Sudiro itu, kesuksesannya memang tak begitu saja turun dari langit. Dia melampaui tahap-tahap hidupnya dengan penuh perjuangan. Bagi lulusan sebuah pesantren di daerah Cepu, Jawa Tengah ini, pendidikan di pesantren membuatnya semakin tahan terhadap berbagai cobaan. &#8220;Kerasnya pendidikan di sini dan disiplin yang tinggi serta tanggung jawab menjadi bekal saya bisa seperti sekarang.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Bungsu dari enam bersaudara ini memutuskan hijrah ke Jakarta setelah lulus SMA. Dia ingin sekali menggapai cita-citanya sebagai pengusaha. Di Jakarta, Sudiro mengambil diplomasi akuntasi di Akademi Akuntansi Yayasan Administrasi Indonesia. Saat kuliah ia tinggal bersama seorang saudaranya. Sudiro juga memilih menyambi kerja untuk tetap bisa kuliah. Selama empat tahun, ia sempat merasakan menjadi seorang pencuci mobil salah seorang pejabat. &#8220;Saya tak surut, justru saya tambah semangat,&#8221; katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Perubahan nasibnya mulai terlihat ketika ia mengawali pekerjaannya sebagai seorang <em>trainer</em> di lembaga pelatihan motivasi. Dari sini kariernya langsung melejit menjadi koordinator. Saat mulai meniti usahanya, Sudiro seperti tak mengenal waktu. Ia bekerja hingga jam 12 malam. Kalaupun sekarang berhasil, selain kerja keras, mungkin prinsipnya yang sering selektif memilih teman menjadi salah satu kunci keberhasilannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Menurut Sudiro, dia akan memilih teman pergaulan yang bisa selalu memajukan hidupnya. &#8220;Saya tak mau hidup seperti dulu,&#8221; katanya. Wajar, kata dia, kalau dia kemudian terkesan selektif. Menurut dia, itu bagus untuk kemajuan dirinya. Penggemar masakan Jawa ini mengaku prinsip hidupnya itu terinspirasi buku yang dibacanya: <em>Teori Hierarki Kebutuhan</em> karangan Abraham Moslow. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Menurut buku itu, seseorang yang ingin melangkah maju membutuhkan waktu dan perlu mencari pola bagaimana memahami diri sendiri, termasuk memahami kekurangannya. Lewat filosofi itulah berbagai prestasi sempat ia raih seperti Top National Performance dari Standard Chartered Bank of Indonesia pada akhir 2002.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Suami Eka Firdayani ini memang figur orang yang selalu tidak puas bekerja pada satu kantor saja. Dia ingin bekerja di banyak tempat supaya bisa dapat banyak tantangan. Bapak dua anak ini selalu menyerap ilmu dari para klien yang datang kepadanya. &#8220;Saya percaya kalau kita ingin kaya, bergaullah dengan orang kaya,&#8221; katanya.<strong> (Koran Tempo )</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">BIODATA</span></strong><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Nama:</span></strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> Sudiro Andi Wiguno</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Tempat dan Tanggal Lahir: </span></strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Blora, 28 Februari 1978</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Pendidikan </span></strong><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;">  2007-sekarang: Program MBA The University of Western Australia, Singapura</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2004-2006: Program Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Teladan, Jakarta </span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  1996-1999: Program Diploma Akademi Akuntansi YAI, Jakarta</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Pengalaman Kerja:</span></strong><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2007-sekarang: Direktur Utama PT Dayaindo Resources</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  International, Tbk.</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2007-sekarang: CEO Clvis Star Group Asia, Ltd.</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2007-sekarang: CEO PT Manhattan Capital.</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2006-sekarang: Direktur Keuangan PT Asean Group.</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2006-sekarang: Direktur Keuangan PT Marga Hanurata Intrinsic</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2005-sekarang: Presiden Komisaris PT Natfac Futures</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2005-sekarang: Preskom PT Guna Alam Indonesia</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">  2004-sekarang: Associate Allen &amp; Bryan consultant</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>  </span>2004-2006:VP Asset Management PT Natfac Asset Management Ind.</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>  </span>2004-2005:Manager Marketing PT Natfac Asset Management Ind. </span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;"><span>  </span>2002-2003:Senior Premier Officer Private Banking HSBC Indonesia</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;"><span>  </span>2000-2002:Senior Officer Consumer Banking Standard Chartered Bank Indonesia</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 12pt;"><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Symbol;"><span>·</span></span><span style="font-size:7pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>  </span>1996-2000:Pelatih dan Koordinator Pelatih Lembaga Pelatihan Motivasi Triasa, Jakarta</span><span style="font-size:7pt;color:black;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=91&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/06/01/sudiro-andi-wiguno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sektor Swasta Berperan Berantas Korupsi</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/05/31/sektor-swasta-berperan-berantas-korupsi/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/05/31/sektor-swasta-berperan-berantas-korupsi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 06:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Indonesia Business Links (IBL) mengadakan diskusi publik bertema Peran Sektor Swasta Dalam Pemberantasan Korupsi: Belajar dari Hongkong dan Singapura, mengambil tempat di Hotel Nikko Jakarta. Dalam diskusi publik yang diselenggarakan Rabu, 28 Mei 2008, itu hadir sebagai panelis Pelaksana Tugas Sekjen KPK Syamsa Ardisasmita, Ekonom Institute for Development and Economic [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=90&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Indonesia Business Links (IBL) mengadakan diskusi publik bertema Peran Sektor Swasta Dalam Pemberantasan Korupsi: Belajar dari Hongkong dan Singapura, mengambil tempat di Hotel Nikko Jakarta. Dalam diskusi publik yang diselenggarakan Rabu, 28 Mei 2008, itu hadir sebagai panelis Pelaksana Tugas Sekjen KPK Syamsa Ardisasmita, Ekonom Institute for Development and Economic Finance (Indef) Imam Sugema, dan Presiden Komisaris Rajawali Corporation YW. Junardy, yang tersambung lewat telepon.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Dalam acara yang disiarkan langsung Green Radio 89,2 FM itu, Imam mengungkapkan bahwa sektor swasta berpotensi melakukan korupsi. Bahkan, ruang lingkup korupsi oleh sektor swasta lebih luas bila dibandingkan korupsi di birokrasi. Imam mengatakan, korupsi itu dapat berbentuk penggelapan, suap menyuap antarperusahaan, dan penggelapan pajak.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Imam menambahkan, peran sektor swasta dalam pemberantasan korupsi adalah mengupayakan agar sektor swasta tidak ikut-ikutan melakukan korupsi dengan melakukan kongkalikong dengan aparat. Namun untuk mencapai itu terlebih dahulu penegakan hukum harus berjalan. Selain itu, sektor swasta dapat berperan dalam mendukung upaya pencegahan korupsi dengan proaktif melaporkan tindakan-tindakan korupsi kepada aparat penegak hukum, serta melakukan kampanye gerakan antikorupsi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Hongkong dan Singapura menjadi referensi dalam pemberantasan korupsi karena skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) mereka tinggi. IPK adalah indeks survey yang dikeluarkan Transparency International (TI) sebagai indikator bersih tidaknya suatu negara dari korupsi. Responden survey untuk IPK adalah para pebisnis. Skor IPK berkisar antara 0 – 10. Makin tinggi skor, kian baik pula persepsi pebisnis terhadap upaya pemberantasan korupsi suatu negara. Pada tahun 2007 IPK Singapura adalah 9,3, Hongkong 8,3, dan IPK Indonesia jauh berada di bawah kedua negara tersebut yakni 2,3.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Sementara itu, Syamsa menuturkan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam tindak pidana korupsi terjadi pada dua hal, yaitu pengadaan barang dan jasa dan hal yang menyangkut penyalahgunaan perizinan. Oleh karena itu, KPK aktif mendorong pemerintah untuk melakukan pengadaan barang dan jasa secara elektronik (e-procurement) agar mengurangi pertemuan fisik antara aparat dengan pihak swasta, serta melakukan reformasi birokrasi menyeluruh untuk memperkecil peluang terjadinya korupsi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Bila melihat UU antikorupsi, undang-undang antikorupsi yang ada saat ini mengatakan bahwa KPK berwenang menangani kasus korupsi yang melibatkan aparat penyelenggara negara dan aparat penegak hukum serta orang lain yang terlibat didalamnya. Maka pihak swasta yang melakukan korupsi dapat ditangani oleh KPK bila terkait dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan aparat penyelenggara negara dan penegak hukum.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Ketika ditanya tentang kasus BLBI, syamsa menjelaskan bahwa kasus tersebut termasuk contoh kasus yang dilakukan oleh konglomerat dimana KPK tidak bisa langsung menanganinya. Karena kasus BLBI terjadi sebelum lahirnya Undang-undang No 31 tahun 1999. Dengan demikian KPK tidak dapat menanganinya karena berlaku kaidah hukum retroaktif, di mana KPK tidak dapat menangani kasus tindak pidana korupsi yang terjadi sebelum UU 31/1999 disahkan. Meski jelas terbukti terjadi kerugian negara, namun untuk dikenakan pasal korupsi harus dibuktikan dahulu apakah ada unsur melawan hukum dalam kasus tersebut. Dan kewenangan melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut ada di tangan kejaksaan. </span></span><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">(www.kpk.go.id)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="itemtitle"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=90&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/05/31/sektor-swasta-berperan-berantas-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjual dan Pemasar</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/penjual-dan-pemasar/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/penjual-dan-pemasar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 05:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Setiap tahun majalah bisnis SWA bekerjasama dengan IMA ( Indonesian Marketing Association) dan MarkPlus Consulting secara rutin memberikan penghargaan kepada pemasar-pemasar muda di Indonesia yang dinilai berhasil memberikan kinerja terbaik bagi unit kerjanya (perusahaan). Penghargaan Young Marketer Award ini bertujuan mencari seorang pemasar muda yang dinilai berhasil memecah kebekuan dan menciptakan trend setter bagi industri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=77&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Setiap tahun majalah bisnis SWA bekerjasama dengan IMA ( Indonesian Marketing Association) dan MarkPlus Consulting secara rutin memberikan penghargaan kepada pemasar-pemasar muda di Indonesia yang dinilai berhasil memberikan kinerja terbaik bagi unit kerjanya (perusahaan). Penghargaan <i>Young Marketer Award</i> ini bertujuan mencari seorang pemasar muda yang dinilai berhasil memecah kebekuan dan menciptakan trend setter bagi industri serta mampu mengambil peluang bisnis baru bagi perusahaan tempat mereka bekerja. Dari Intuisi bisnis dan endusan pemasar muda inilah peluang-peluang usaha diriset dan dikembangan untuk selanjutnya diadu dengan produk/jasa pesaing memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Dalam industri jasa dan consumer good peranan pemasar sangatlah vital tentunya tanpa melupakan kontribusi bagian lain dalam pencapaian pertumbuhan bisnis. Hal ini disebabkan industri jasa dan consumer good sangat dinamis dan kompetitif. Perlu dibutuhkan usaha kreatif yang tinggi termasuk jeli memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen. Seorang pemasar mempunyai tugas penting untuk mendukung pencapaian kinerja penjualan dalam bentuk sales dan market share serta kinerja pelayanan berupa kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan hingga mampu menciptakan brand awareness dan image.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Seiring tingginya persaingan dan tekanan pencapaian target bisnis saat ini terjadi kerancuan makna antara penjual dan pemasar. Kerancuan makna penjual dan pemasar ini sedikit banyak akan menyebabkan kesalahan dalam perumusan dan pengambilan keputusan strategi bersaing. Secara fungsi dan orientasi antara penjual dan pemasar sangatlah jauh berbeda.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Dari sisi falsafah bisnis seorang penjual mempunyai falsafah sebatas membuat produk/jasa untuk kemudian menjualnya ke pasar tanpa terlebih dahulu melakukan riset kebutuhan konsumen. Dalam benak penjual untuk menciptakan penjualan hanya bisa didapat jika mempunyai jasa/produk tanpa mengetahui konsumen membutuhkan atau tidak. Dari sisi produk/jasa, penjual hanya mampu menciptakan produk/jasa komoditas tidak mempunyai brand/merk. Dari sisi tujuan bisnis seorang penjual hanya akan mencari keuntungan melalui volume penjualan. Semakin tinggi volume penjualan akan semakin meningkatkan keuntungan yang didapat. Untuk mendapatkan bisnis seorang penjual biasanya melakukan lobi dengan cara melakukan <i>personal approach</i> dan <i>personal service </i>kepada <i>customer prospect</i>. Hal ini dibutuhkan karena produk/jasa yang dijual oleh penjual harus dikomunikasikan secara personal melalui <i>sales talk</i>. Bahkan terkadang “keuntungan ”diluar inti produk/jasa pun perlu di komunikasikan untuk mempercepat closing penjualan. Seorang penjual biasanya juga seorang <i>deal maker</i> yang bagus hal ini disebabkan mereka mempunyai kemampuan lobi dan membentuk <i>personal networking</i>. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dalam organisasi perusahaan dan berbagai kasus penjualan peranan penjual yang hebat bagaikan pedang bermata dua. Disatu sisi seorang penjual yang hebat mampu menghasilkan deal bisnis dan revenue dari aktifitas penjualannya yang didapatkan dari usaha personal approah dan personal service. Tetapi disisi lain seorang penjual yang hebat akan rentan untuk membawa pelanggannya apabila berpindah kerja ke tempat baru ( pesaing ). Peranan individu dan kedekatan pribadi antara penjual dan pelanggan lebih dominan dibandingkan sistem internal perusahaan yang mengatur retention costumer tersebut. Hal ini tentunya akan berujung dengan terganggunya revenue perusahaan dan berkurangnya jumlah pelanggan. </span></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 9.6pt;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Lalu bagaimana dengan pemasar ?</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari sisi falsafah bisnis seorang pemasar selalu berusaha menemukan kebutuhan dan melayani kebutuhan konsumen dengan baik. Seorang pemasar tidak akan mengeluarkan produk/jasa ke pasar tanpa melakukan riset kebutuhan konsumen. Dalam benak pemasar untuk menciptakan penjualan hanya didapat jika mempunyai target market yang membutuhkan produk/jasa yang diluncurkan dengan terlebih dahulu melihat keunggulan dan kelemahan produk/jasa pesaing.</span><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Dari sisi produk pemasar selalu berusaha menciptakan produk-produk bermerek. Dalam benak pemasar, merek/brand yang akan membedakan suatu jasa/produk dengan lainnya dibelantara komoditas produk/jasa sejenis. Hal ini disebabkan brand/merek mampu mewakili kualitas produk/jasa, kepuasan pelanggan dan imajinasi konsumen. Dari sisi tujuan bisnis seorang pemasar hanya akan berusaha mencari keuntungan melalui peningkatan kepuasan konsumen. Semakin banyak konsumen yang puas maka semakin banyak pelanggan yang akan mereferesi kepada calon pelanggan lainnya.</span><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"> </span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Untuk mendapatkan bisnis seorang pemasar selalu menciptakan sistem pemasaran meliputi riset, branding, public relation, pelayanan, distribusi produk/jasa, penjualan, penerapan harga, pengembangan produk, retention costumer hingga layanan pelanggan. Seorang pemasar selalu mengkomunikasikan kepada target pasar tentang kualitas dan nilai tambah yang diperoleh jika konsumen membeli produk/jasa yang dipasarkan.</span><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Pemasar juga selalu berusaha mengedukasi dan mempengaruhi persepsi konsumen secara konsisten untuk menciptakan brand awareness dan image. </span></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Bagi perusahaan yang mempunyai pemasar yang hebat tidak terlalu kuatir. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pemasar akan selalu menciptakan sistem pemasaran dari bagaimana melihat peluang, menangkap peluang hingga mempertahankan bisnis. Peran individu pemasar tidak terlalu dominan jika dibandingkan dengan sistem pemasaran. Hal ini disebabkan seorang pemasar tidak bisa menciptakan dan memasarkan produk/jasa yang berkualitas dan memberikan nilai tambah hingga memberikan kepuasan pelanggan tanpa dukungan dari bagian lain dalam sistem perusahaan.</span><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"> </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Kepuasan pelanggan bukan menjadi tanggung jawab pemasar saja tetapi menjadi tanggung jawab bersama semua karyawan perusahaan.</span></span></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Meskipun pemasar dan penjual sangat berbeda, tetapi mempunyai tugas yang sama yaitu menciptakan penjualan dan mengakuisisi konsumen. </span></span></span></span></span></span></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p></span></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=77&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/penjual-dan-pemasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERIKLAN</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/beriklan/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/beriklan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 05:13:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Beriklan adalah investasi. Itu yang sering dikatakan oleh orang-orang yang berlatar belakang pemasaran dan penjualan. Tapi lain lagi dengan yang dikatakan orang bagian keuangan. Mereka akan mengatakan iklan adalah biaya. Karena dalam pembukuan keuangan ( accounting ) iklan merupakan salah satu dalam pos pengeluaran. Mungkin kita pernah mendengar perdebatan antara orang yang berlatar belakang pemasaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=76&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Beriklan adalah investasi. Itu yang sering dikatakan oleh orang-orang yang berlatar belakang pemasaran dan penjualan. Tapi lain lagi dengan yang dikatakan orang bagian keuangan. Mereka akan mengatakan iklan adalah biaya. Karena dalam pembukuan keuangan ( accounting ) iklan merupakan salah satu dalam pos pengeluaran. Mungkin kita pernah mendengar perdebatan antara orang yang berlatar belakang pemasaran dan keuangan terkait persepsi tentang iklan. Mereka berdebat menyelamatkan tujuan bagiannya masing-masing. Bagian keuangan selalu menginginkan efesiensi setiap aktifitas bisnis yang dilakukan oleh perusahaan. Selain itu orang keuangan akan menuntut bagian pemasaran dan penjualan, jika memang iklan adalah investasi, berarti harus dapat diukur waktu dan kapan pencapaian break even point. <span> </span>Lain lagi dengan bagian pemasaran dan penjualan yang selalu menginginkan dukungan dana dalam jumlah besar untuk mendukung setiap agresifitas bisnis. Memang idealnya adalah dengan melakukan program iklan, bagian pemasaran dan penjualan harus bisa membuktikan peningkatan omset penjualan yang signifikan dan loyalitas pelanggan. Tapi apakah tujuan beriklan hanya bertujuan menaikan omset penjualan saja ? Nah mungkin alasan dan tujuan beriklan berikut ini bisa dijadikan argumen bagi orang berlatar pemasaran dan penjualan ketika mengajukan budget belanja iklan kepada pengambil keputusan.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></p>
<ol type="1" style="margin-top:0;">
<li class="MsoNormal"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Produk kita tidak sendiri di pasar.</span></b></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketika perusahaan kita mengeluarkan produk tentu melakukan riset lapangan terlebih dahulu. Apakah produk kita memang satu-satunya yang tersedia dipasar. Jika memang hanya produk kita yang tersedia dipasar, perusahaan kita tidak perlu beriklan. Konsumen yang butuh produk kita pasti akan membeli, karena konsumen tidak mempunyai pilihan lain. Contohnya adalah ketika kita bepergian naik kereta api, mau tidak mau kita akan menggunakan kereta api milik PT KAI. Karena apa ? hanya PT KAI yang sampai saat ini satu-satunya perusahaan yang menjual jasa trasportasi kereta api. Tetapi bagaimana jika produk kita tidak sendirian dipasar ? Mau tidak mau produk kita harus bersaing dengan produk pesaing, agar dibeli konsumen maka otomatis produk kita harus terlebih dahulu dikenal oleh konsumen. Tak kenal maka tak sayang. Nah inilah gunanya beriklan. Dengan adanya iklan, konsumen akan melakukan perbandingan yang terbaik bahwa dipasar ternyata ada produk lain yang selama ini ada. Tidak menutup kemungkinan pilihan konsumen jatuh kepada produk kita. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">    2. Mempermudah proses penjualan.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dengan mengiklankan produk kita, maka bagian penjualan ( <i>sales force</i>) tidak terlalu repot menjual produk kita. Bagian penjualan tidak perlu repot dan berbusa-busa menerangkan seputar produk kita. Sebagian tugas <i>sales force</i> telah dibantu oleh iklan yang dipasang di media. Disamping itu dengan beriklan, bagian penjualan perusahaan kita akan lebih percaya diri ketika melakukan penawaran produk kita. Jika produk dan perusahaan kita sudah dikenal oleh konsumen lewat iklan, tentunya bagian penjualan akan lebih banyak mempunyai peluang menciptakan closing penjualan.<span>  </span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span></span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span></span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     3. Iklan adalah penunjuk arah.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketika konsumen membutuhkan suatu produk yang dibutuhkan, tetapi konsumen tersebut bingung kemana dia harus membeli dan merk apa yang harus dibeli, dengan beriklan, produk kita mempunyai peluang lebih besar untuk dipilih. Iklan akan menjadi petunjuk awal konsumen mengenal produk kita sebelum mereka mengambil keputusan untuk membeli produk kita.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     4. Meningkatkan image perusahaan.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Iklan tidak hanya mengkomunikasikan produk kita saja. Tetapi lebih dalam lagi, iklan mempunyai fungsi mengkomunikasikan citra positif perusahaan di mata publik. Konsumen dan masyarakat tentunya ingin tahu lebih dalam lagi tentang kondisi perusahaan yang memproduksi produk yang diiklankan. Jadi iklan tidak hanya berbicara produk dalam arti khusus, tetapi juga perusahaan kita. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     5. Menghindari prasangka buruk.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketika produk kita bertempur dipasar, tidak menutup kemungkinan produk kita ”diserang” dan menjadi target black campaign dari pesaing. Selain itu keterbatasan informasi konsumen tentang produk kita, konsumen bisa mempunyai persepsi yang salah dengan produk kita. Dengan beriklan berarti kita berani menantang bahkan memukul balik black campaign yang ditebarkan oleh pesaing. Selain itu dengan beriklan berarti kita sedang melakukan proses klarifikasi, komunikasi dan diskusi dengan konsumen. Informasi yang salah tentang produk kita dapat diluruskan dan informasi yang benar dapat disampaikan dengan efektif.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">    6. Krisis ekonomi.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketika krisis ekonomi menerjang suatu negara, maka perusahaan dan konsumen juga akan kena dampaknya. Pemotongan budget iklan pada masa krisis bisa menjadi langkah mundur strategi bersaing perusahaan kita. Justru pada saat krisis ekonomi terjadi, ketika pesaing mengurangi bugdet iklannya, seharusnya perusahaan kita harus lebih berani memunculkan produk kita. Karena justru pada saat krisis inilah, perusahaan kita harus mampu menjaga ingatan produk kita dimata konsumen. Jika kondisi keuangan konsumen kita sudah membaik dan mempunyai daya beli kembali, maka tidak menutup kemungkinan produk kita yang akan pertama dilirik konsumen.<span>   </span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span></span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span></span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     7. Meningkatkan loyalitas konsumen.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Banyak konsumen yang mempunyai kecenderungan membeli produk setelah dia mengetahui dari iklan. Timbul perasaan bangga di diri konsumen ketika membeli produk yang diiklankan. Hal ini disebabkan terkadang konsumen tidak butuh dengan produk kita, tetapi konsumen lebih butuh gengsi yang menempel pada produk kita. Konsumen kita tentunya tidak mau dikatakan menggunakan produk/jasa yang tidak dikenal bukan ?<span>   </span></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>  </span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span></span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     8. Persaingan produk terjadi di otak konsumen, bukan dipasar.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dalam proses pembelian barang dan jasa, sebenarnya terjadi kecamuk berbagai hal dipikiran konsumen. Mulai dari merek produk apa yang harus digunakan ? Berapa harganya ? Bagaimana gengsinya ? bagaimana kualitasnya ? dan sederet pertanyaan lainnya . Ketika kita mengiklankan produk kita berarti kita sedang memberikan referensi dibenak pemikiran konsumen tentang kualitas produk yang kita jual. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">     9. Produk kita yang terbaik.</span></b></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jika produk kita jelek, jangan sekali-kali beriklan. Setelah konsumen tertarik dengan produk kita kemudian membelinya, maka tiba saatnya konsumen membuktikan kualitas produk kita. Jika produk kita jelek dan kita beriklan bagus maka yang ada adalah penyesalan yang akan membuat produk kita dibenci konsumen. Produk kita harus bisa menjawab harapan dan keinginan konsumen.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hal terpenting dan perlu dingat bahwa iklan tidak bertujuan untuk menipu tapi mendidik agar konsumen mengerti dan menggunakan produk kita. Dengan begitu konsumen akan memberikan penilaian kualitas produk kita dan bersedia menjadi media iklan bagi konsumen lainnya. Nah apakah kita masih menganggap iklan sebagai biaya?</span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=76&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/30/beriklan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bumida Targetkan Premi Asuransi Dokter Rp 6 Miliar</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-premi-asuransi-dokter-rp-6-miliar/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-premi-asuransi-dokter-rp-6-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 03:27:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Insurance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Investor Daily. PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) meningkatkan pemasaran produk asuransi tanggung gugat profesi dokter dengan target premi Rp 6 miliar pada 2008. Produk ini dipasarkan karena perseroan menilai bahwa dokter di Indonesia perlu memiliki asuransi untuk menjamin profesinya. Direktur Pemasaran Bumida Joko Hananto mengatakan, proteksi melalui asuransi diperlukan untuk menjaga kinerja para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=63&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">JAKARTA</span><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">, Investor Daily.</span></strong></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) meningkatkan pemasaran produk asuransi tanggung gugat profesi dokter dengan target premi Rp 6 miliar pada 2008. Produk ini dipasarkan karena perseroan menilai bahwa dokter di Indonesia perlu memiliki asuransi untuk menjamin profesinya.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Direktur Pemasaran Bumida Joko Hananto mengatakan, proteksi melalui asuransi diperlukan untuk menjaga kinerja para dokter. Dalam waktu dekat, pihaknya berencana memasarkan asuransi profesi untuk bidan pada 2008 dan apoteker tahun 2009. </span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">“Ini merupakan jaminan polis untuk melindungi para dokter akibat kerugian menjalankan profesi medisnya. Terkait itu, kami bekerja sama dengan pihak rumah sakit dan asosiasi dokter di Tanah Air. Saat ini baru beberapa asuransi yang menawarkan produk serupa, sedangkan Bumida mulai sejak 2005,” kata dia di sela peresmian kantor sekretariat Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di Matraman Jakarta, Rabu (5/3).</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Joko menjelaskan, pihaknya memproteksi sekitar 2.000 dokter baik umum maupun spesialis. Pada 2007, perolehan premi bisnis ini sebesar Rp 4,7 miliar. Target premi sebesar Rp 6 miliar diupayakan berasal dari divisi konvensional Rp 5 miliar, sisanya lewat syariah. Sedangkan kontribusi premi tanggung gugat profesi dokter terhadap total premi perseroan mencapai sekitar 10%. </span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Menurut dia, peserta terbanyak masih di wilayah dengan DKI Jakarta dan sekitarnya, yakni mencapai 50%. Perseroan memberikan manfaat berupa advokasi dan bimbingan medikolegal dalam penanganan kasus medis. Sedangkan pembayaran akumulasi klaim sejak 2005-2007 mencapai Rp 2 miliar.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) DKI Jakarta Azrial Azwar mengatakan, para dokter dalam profesinya telah dilengkapi dengan standar operasi prosedur guna minimalisir kesalahan. Sedangkan dengan berasuransi memberi ketenangan dan kenyamanan para dokter dalam bertugas. </span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">“Malpraktek sampai detik ini kami kira belum ada. Tapi, karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kasus-kasus yang terjadi, secara spontan mengatakan malpraktek. Sedangkan dokter memiliki standar dalam berprofesi. Kalau ada kecelakaan tentu ini faktor manusiawi. Bagaimanapun juga dokter berupaya menekan kesalahan seminim mungkin,” kata dia.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Tahun 2008, Bumida menargetkan pertumbuhan total premi sebesar Rp 291,4 miliar, tumbuh 26,51% dari realisasi 2007 Rp 230,3 miliar. Sedangkan laba bersih menjadi Rp 23,5 miliar dari Rp 18,1 miliar pada 2007.  <b>(teh)</b></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></span> </span></span></span></span></span></span></span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=63&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-premi-asuransi-dokter-rp-6-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bumida Targetkan Pertumbuhan Premi 26,5%</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-pertumbuhan-premi-265/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-pertumbuhan-premi-265/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 03:23:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Insurance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[DEPOK, Investor Daily. PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) tahun ini menargetkan pertumbuhan premi Rp 291,42 miliar atau tumbuh 26,51% dari realisasi 2007 yang sebesar Rp 230,34. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menggalakkan sinergi dengan memanfaatkan jaringan induk usahanya, AJB Bumiputera 1912, di seluruh Indonesia. “Target ini cukup realistis dan kami rasa tidak terlalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=62&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><strong>DEPOK, Investor Daily.</strong></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><strong></strong></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) tahun ini menargetkan pertumbuhan premi Rp 291,42 miliar atau tumbuh 26,51% dari realisasi 2007 yang sebesar Rp 230,34. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menggalakkan sinergi dengan memanfaatkan jaringan induk usahanya, AJB Bumiputera 1912, di seluruh Indonesia.</span></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">“Target ini cukup realistis dan kami rasa tidak terlalu optimistis. Karena, dalam sinergi selama ini baru sekitar 20% jaringan induk usaha yang termanfaatkan. Jadi, kami ingin meningkatkan lagi produksi (premi) dari jalur sinergi baik ritel maupun korporasi,” ujar Direktur Utama Bumida Sutikno di Depok, Rabu (30/1), usai pelantikan komisaris dan direksi perseroan.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Menurut dia, pemegang polis AJB Bumiputera 1912 yang hingga kini mencapai sekitar enam juta orang merupakan potensi pasar yang sangat besar bagi produk-produk asuransi umum yang dimiliki Bumida. Oleh karena itu, sinergi akan dilakukan dengan memanfaatkan 120 jaringan kantor cabang AJB Bumiputera yang tersebar di Tanah Air.</span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">“Jika masing-masing memiliki memiliki 1.000 agen, maka secara total ada 120.000 agen. Mereka ini akan menawarkan produk-produk Bumida dan sebaliknya agen kami menawarkan produk-produk AJB Bumiputera. Dengan cara ini, kami berpeluang untuk menjadi pemain utama asuransi umum nasional,” tegas Sutikno.</span></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Ia mengungkapkan, tahun lalu perusahaannya mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp 18,12 miliar, tumbuh 64,48% dari 2006 yang hanya Rp 11,02 miliar. “Tahun ini kami diberi tugas oleh pemegang saham untuk menghasilkan <i>net profit</i> (laba bersih) Rp 23,5 miliar atau tumbuh 30,04%,” ungkap Sutikno.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik Bumida Julian Noor mengatakan, hasil <i>underwriting</i> juga tumbuh 23% dengan mencatat angka sebesar Rp 66,36 miliar. Surplus ini diperoleh karena pertumbuhan dari premi <i>bruto</i> sebesar 20% yakni mencapai angka Rp 230,34 miliar. “Angka ini merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih Bumida,” tegas dia.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Selain itu, menurut Julian, hasil operasional dan investasi perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada 2007. Tahun lalu, hasil operasional perseroan mencapai Rp 6,9 miliar atau tumbuh 83,01% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,8 miliar. Pada periode yang sama, hasil investasi perseroan mencapai Rp 15,73 miliar atau tumbuh 42,33% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 11,05 miliar.</span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"> </span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;">Julian mengungkapkan, hingga 2007, asuransi kendaran masih sebagai kontributor terbesar terhadap perolehan premi perseroan yakni Rp 67 miliar. Selanjutnya, disusul asuransi kecelakaan dan kesehatan (Rp 64 miliar), serta asuransi properti (Rp 31 miliar). Untuk beban premi, kontribusi terbesar pun datang dari kendaraan bermotor (Rp 37,5 miliar), disusul asuransi harta benda (Rp 35,6 miliar) serta asuransi kecelakaan dan kesehatan (Rp 22,5 miliar) </span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><strong>Syariah Mulai Untung</strong></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><strong></strong></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"> <span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Sementara itu, unit usaha syariah Bumida yang tahun-tahun sebelumnya masih membukukan kerugian, kata Julian, pada 2007 mulai mencatat keuntungan yakni Rp 3,01 miliar. Premi syariah yang diperoleh perseroan juga meningkat signifikan dari Rp 4,1 miliar pada 2006 menjadi Rp 9,1 pada 2007 atau tumbuh 117,9%.</span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></span> <span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;">Kemarin, Bumida resmi menetapkan jajaran komisaris dan direksi baru yang meliputi Djakfar Murod (komisaris utama), Constant Karma (komisaris), Ridwan Sadjadi (komisaris independen), Sutikno (direktur utama), Joko Hananto (direktur pemasaran &amp; SDM), Julian Noor (direktur teknik), dan Ali Nurdin (direktur keuangan &amp; investasi). <b>(nas)</b></span></span></span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Verdana;"></span></span> </span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;vertical-align:baseline;color:black;font-family:Verdana;"></span> </span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=62&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/20/bumida-targetkan-pertumbuhan-premi-265/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sandiaga S Uno</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/02/sandiaga-s-uno/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/02/sandiaga-s-uno/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 05:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Sandiaga S. Uno Tak Dipersiapkan Orangtua Jadi Pengusaha by : Turyanto SANDIAGA S Uno aseli berdarah Gorantalo. Tak mengherankan, jika di suatu situs kelompok kerukunan warga daerah itu, dia disebut-sebut bakal menjadi sosok pengganti Gubernur Fadel Muhammad suatu saat nanti. Alasannya, masuk akal. Baik Fadel atau pun Sandi, begitu ia akrab disapa, memiliki satu kesamaan: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=36&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Sandiaga S. Uno Tak Dipersiapkan Orangtua Jadi Pengusaha </span></strong><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">by : <strong>Turyanto</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">SANDIAGA S Uno aseli berdarah Gorantalo. Tak mengherankan, jika di suatu situs kelompok kerukunan warga daerah itu, dia disebut-sebut bakal menjadi sosok pengganti Gubernur Fadel Muhammad suatu saat nanti. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Alasannya, masuk akal. Baik Fadel atau pun Sandi, begitu ia akrab disapa, memiliki satu kesamaan: bermental pengusaha.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Sejumlah jabatan strategis diduduki Sandi. Khusus dunia pertambangan, ia tercatat sebagai salah satu pemegang saham perusahaan batu bara terbesar di dunia, PT Andaro. Bagi Sandi, menjadi pengusaha adalah impian yang tak pernah terlintas di benaknya. Orang tua Sandi, Razif Halik Uno, atau yang lebih dikenal Henk Uno dan Rachmini Rachman, lebih suka anaknya mengikuti jejaknya yakni bekerja di sebuah perusahaan mapan, sampai pensiun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Darah pengusaha juga tak pernah mengalir di tubuh Sandi. Razif dan Rachmini adalah pakar kepribadian. Mereka berdua belum pernah menggeluti dunia bisnis. &#8221;Dulu, tak pernah terpikir oleh orang tua, saya itu akan <em>nyambung</em> ke sini (dunia usaha),&#8221; tutur pria kelahiran Rumbai, 28 Juni 1969 silam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Tapi bukan berarti langkah Sandi sebagai pengusaha itu tidak mendapat dukungan berarti dari kedua orang tuanya. Bahkan, berkat jaringan sang ibu, Sandi justru mendapat banyak peluang usaha. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Salah satu langkah berani diambilnya ketika pada awal 2000 sektor tambang dan peminyakan terpuruk. Sandi justru berinvestasi di bidang ini. &#8221;<em>Nah</em>, pas sekarang orang berebut tambang, berebut minyak, <em>ya</em> saya sudah investasi <em>duluan</em>,&#8221; ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Meski begitu, Sandi tak pernah merasa jika kesepakatan bisnisnya diperoleh karena faktor relasi kedua orang tuanya itu. Dia berpendapat, relasi hanya bisa membukakan pintu. Jadi seperti jalan. &#8220;Untuk selanjutnya, saya harus berjuang meyakinkan mereka.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Namun seluruh semangat kemandiriannya tersebut, diakui Sandi sebagai satu hal yang diasah berkat terasing di negeri orang semasa menyelesaikan pendidikannya. Suatu fase yang membentuk kemandirian dan keseriusan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Beruntung dia belum sampai harus bekerja menjadi tukang bersih-bersih. Tetapi Sandi mengaku pernah juga merasakan pengalaman bekerja sebagai asisten laboratorium, dengan gaji US$3 (sekitar Rp25 ribu) per jam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Untung pekerjaan itu tak dilakukannya dalam waktu lama. Sandi melihat ada kesempatan memperoleh pendapatan lebih besar jika menjadi tutor. Gaji tutor saat itu mencapai US$6 per jam. Nilai itu terus meningkat sampai menjadi asisten dosen. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">&#8220;Sudah jauh dari orang tua dan saudara, hanya ada teman-teman. Mau tak mau saya terpaksa harus mandiri dan gigih. Selain udaranya dingin, bahasa pun kadang-kadang tak dimengerti,&#8221; kenang Sandi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Uniknya, kemampuan dalam beradaptasi cukup cepat. Jadi, saat pulang ke Tanah Air, Sandi sama sekali tak mengalami kerepotan akibat kejutan budaya atau <em>shock culture, se</em>perti umumnya orang telah tinggal lama di luar negeri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Kondisi perekonomian yang porak-poranda melanda negeri ini pada 1997/1998 bisa disebut telah menjadi tahun-tahun menentukan bagi arah hidup Sandi. Krisis itulah yang kemudian membuatnya berpaling, dan meninggalkan dunia profesional. Padahal, dia sudah merintis sebuah perusahaan multinasional hingga delapan tahun. &#8220;Terus terang pulang ke Indonesia itu gara-gara krisis. Aku memutuskan pulang Juni 1998. Aku ini pengusaha kecelakaan,&#8221; tuturnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Sebelumnya, begitu lulus sebagai sarjana akuntansi dengan predikat <em>summa cum laude</em> dari The Wichita State University, Kansas, AS, tahun 1990, Sandi langsung ditawari taipan Astra, William Suryajaya bergabung dengan Bank Summa. Hanya satu setengah tahun ayah dari Anneesha Atheera dan Amyra Atheefa bertahan menduduki jabatan <em>finance and accounting officer</em> di Bank Summa, untuk kemudian kembali lagi negeri Paman Sam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Saat itu dia mendapat tawaran beasiswa dari Bank Summa untuk menempuh program MBA dari The George Washington University, Washington yang diselesaikannya dengan sempurna. Indeks Prestasi Komulatif Sandiaga mencapai 4,00 alias <em>summa cum laude</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">&#8220;Banyak hal yang terjadi waktu sekolah. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Mulai dari Bank Summa ditutup. Waktu itu nggak etis banget [kalau] waktu itu saya tinggalkan bank dalam keadaan susah. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Apalagi saya sudah diberi beasiswa,&#8221; tutur suami Noor Asiah itu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Demi loyalitas itu, meski sudah mendapat tawaran dari, Sandi tetap menyempatkan diri untuk kembali ke Bank Summa guna membantu proses penyelesaian permasalahan bank tersebut. Menurut Sandi, penyelesaian itu sangat terbantu sikap William untuk menyelesaikan semua kewajiban kepada nasabahnya, termasuk harus kehilangan Astra. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Setelah itu Seapower Asia Investment Limited, dan MP Holding Limited Group di Singapura menjadi tempatnya berlabuh. Lalu perusahaan minyak dan gas NTI Resources Limited, Calgary, Canada menjadi tempatnya berkelana berikutnya. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Sandi kemudian kembali ke Jakarta setelah perusahaan investasi di Singapura yang menjadi tempatnya bekerja tutup. &#8220;Saya tidak pernah berpikir untuk jadi pengusaha. Setiap bulan pokoknya diberi fasilitas dan gaji.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Rupanya begitu pulang ke Jakarta, Sandi baru sadar ternyata dia tidak tahu akan melangkah ke mana. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Akhirnya dia mendirikan PT Recapital Advisors yang berkutat dalam hal <em>review advisory</em>. Beruntunglah Sandi karena cukup akrab dengan Edwin Soeryadjaya-anak Williaam. </span><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Keduanya lantas sepakat mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya yang membidangi <em>private equity</em> dan <em>direct investment</em>. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Hanya saja meski Sandi sudah menjadi pengusaha. Kemauannya untuk terus turun ke lapangan membuat kawan-kawan sesama pengusaha bingung. &#8220;Saya tidak mau melepas keprofesionalan saya. Kami tidak tahu usaha yang kami jalankan, kalau tidak benar-benar mengetahui usaha kami sendiri,&#8221; tuturnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Ada filosofi menarik dalam hidup Sandi. Pandangan itu ia peroleh dari ajaran kedua orang tuanya. Sedari kecil, Sandi dididik selalu berjiwa optimistis. Ia percaya, jika esok pasti akan lebih baik dari hari ini. &#8220;Setiap kali ada masalah, pasti ada solusi. Setiap ada keinginan, pasti ada jalannya.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Karena itu, Sandi melihat semua masalah berdasarkan hari per hari. Menggelinding begitu saja. Dia hanya berprinsip tetap bisa survive. &#8220;Kalau sudah melihat jauh ke depan, tapi tak bisa fleksibel, akhirnya juga susah. Sebab, dunia usaha itu sangat dinamis, tiap detik berubah,&#8221; ungkapnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Tak cukup sampai di situ, untuk kehidupan pribadi, Sandi juga menyadari betapa pentingnya sisi spiritual bagi kehidupan yang dijalani. Dia sadar, spiritual menjadi dasar mental bagi setiap langkahnya. &#8220;Apa yang saya dapatkan saat ini adalah titipan.&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Bermula dari prinsip inilah, Sandi selalu berusaha memperlakukan semua yang telah didapatnya, baik dari segi bisnis maupun keluarga, merupakan suatu refleksi bagi dirinya yang bersifat sementara. &#8220;Jadi kalau misalnya kalah berarti memang belum waktunya,&#8221; paparnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Dengan landasan agama itulah, Sandi melakukan berbagai kegiatan yang tak melulu berorientasi bisnis. Ia bersama HIPMI juga bekerja sama dengan pesantren pimpinan KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, dengan membentuk Pemuda Pelopor. Organisasi yang dibentuk di Bandung ini menjadi ajang Sandi untuk menelurkan pengusaha-pengusaha muda yang berlandaskan Islam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Perhatiannya terhadap para pengusaha muda juga membuatnya berempati terhadap pengusaha yang merintis usahanya dari nol dan mampu berkembang. &#8220;Saya ingin <em>succes story</em> seperti ini ditularkan lagi kepada pengusaha-pengusaha yang sekarang,&#8221; katanya. ( <strong>Turyanto )</strong> <strong>Biodata</strong></span><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"></p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Nama : Sandiaga Salahuddin Uno</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Tempat/tanggal lahir : 28 Juni 1969</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">Pendidikan</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">:<br />
- Bachelor of Business Administration, The Wichita State University, Kansas, AS, lulus 1990</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">- Master of Business Administration, The George Washington University, Washington, AS, lulus 92</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">Pekerjaan</span></strong><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">- Summa Group, Jakarta (Mei 1990-Juni 1993)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">- Seapower Asia Investment Limited, Singapura (Juli 1993-April 1994)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">- MP Holding Limited Group, Singapura (Mei 1994-Agustus 1995)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">- NTI Resources Limited, Calgary, Canada (September 1995-April 1998)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;" lang="SV">- PT Saratoga Investama Sedaya (April 1998- sekarang) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;">http://jurnalnasional.com</span></em><span style="font-size:7.5pt;color:#333333;font-family:Verdana;"></span></p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=36&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/02/sandiaga-s-uno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mr. China : Kisah Dramatis tentang Kejatuhan Jutawan Wall Street di Negeri Tirai Bambu</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/01/mr-china-kisah-dramatis-tentang-kejatuhan-jutawan-wall-street-di-negeri-tirai-bambu/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/01/mr-china-kisah-dramatis-tentang-kejatuhan-jutawan-wall-street-di-negeri-tirai-bambu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 07:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/01/mr-china-kisah-dramatis-tentang-kejatuhan-jutawan-wall-street-di-negeri-tirai-bambu/</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Mr. China : Kisah Dramatis tentang Kejatuhan Jutawan Wall Street di Negeri Tirai Bambu Penulis: Tim Clissold Penerbit: Alvabet Tanggal Terbit: Agustus 2007 Pada awal 1990-an, muncul gelombang baru di bidang ekonomi di China: negeri tirai bambu ini membuka diri terhadap investasi asing. Atas peluang itu, Wall Street turut ambil bagian dalam praktik bisnis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=33&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="100%" cellPadding="3" cellSpacing="0">
<tr align="left" vAlign="top">
<td width="90"><strong>Judul:</strong></td>
<td>Mr. China : Kisah Dramatis tentang Kejatuhan Jutawan Wall Street di Negeri Tirai Bambu</td>
</tr>
<tr align="left" vAlign="top">
<td width="90"><strong>Penulis:</strong></td>
<td>Tim Clissold</td>
</tr>
<tr align="left" vAlign="top">
<td width="90"><strong>Penerbit:</strong></td>
<td>Alvabet</td>
</tr>
<tr align="left" vAlign="top">
<td width="90"><strong>Tanggal Terbit:</strong></td>
<td>Agustus 2007</p>
<p>Pada awal 1990-an, muncul gelombang baru di bidang ekonomi di China: negeri tirai bambu ini membuka diri terhadap investasi asing. Atas peluang itu, Wall Street turut ambil bagian dalam praktik bisnis di negara tersebut. Ketika para bankir dari New York&#8211;bergelar MBA dari Universitas Harvard&#8211;siap negosiasi dengan para Kader Senior (China), panggung pun tercipta bagi berlangsungnya bentrokan serius. Sistem keuangan Wall Street berjibaku melawan salah satu kebudayaan tertua di dunia itu.</p>
<p>MR. CHINA menyuguhkan cerita menakjubkan. Seorang bankir Wall Street berusaha membangun kerajaan bisnis di China dengan ratusan juta dollar. Demi tujuan ini, sang bankir bekerja sama dengan bekas Pengawal Merah (Red Guard) dan juru bicara Mandarin di Beijing. Lebih dari 400 juta dollar pun digelontorkan guna membeli pabrik-pabrik di seluruh wilayah China.</p>
<p>Tetapi, mereka menemui jalan terjal, hingga akhirnya meluncur jatuh ke jurang kebangkrutan. Proyek bisnis sang bankir hancur total. Penyebabnya, struktur sosio-kultural China&#8211;yang jadi acuan bagi lakon bisnis kaum tirai bambu&#8211;tak bisa akur dengan kaidah-kaidah ekonomi Barat yang diterapkan sang bankir.</p>
<p>Buku ini bisa menjadi cermin terang bagi kaum pebisnis di Indonesia: betapa penting menyiasati kultur dan tradisi masyarakat Nusantara agar tak berbenturan dengan kaidah-kaidah bisnis modern ala dunia Barat.</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=33&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/03/01/mr-china-kisah-dramatis-tentang-kejatuhan-jutawan-wall-street-di-negeri-tirai-bambu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Robby Djohan</title>
		<link>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/02/17/robby-djohan/</link>
		<comments>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/02/17/robby-djohan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 08:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faisalibrahim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/02/17/robby-djohan/</guid>
		<description><![CDATA[Kiat Handal ‘ Si Tukang Catut’ Robby Djohan, dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, mantan bankir, mantan chief executive officer (CEO) pada beragam perusahaan raksasa, berhasil mengukir berbagai prestasi. Ia merintis karier di Citibank, kemudian membesarkan Bank Niaga, menyelamatkan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia, dan mengantarkan mahamerger beberapa bank BUMN menjadi Bank Mandiri. Penerima penghargaan The Best CEO [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=31&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;"><strong>Kiat Handal ‘ Si Tukang Catut’</strong></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Robby Djohan, dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, mantan bankir, mantan chief executive officer (CEO) pada beragam perusahaan raksasa, berhasil mengukir berbagai prestasi. Ia merintis karier di Citibank, kemudian membesarkan Bank Niaga, menyelamatkan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia, dan mengantarkan mahamerger beberapa bank BUMN menjadi Bank Mandiri. Penerima penghargaan The Best CEO 2000 dan CEO Terbaik di Masa Krisis, yang diadakan Majalah Swa dan Asian Market Intelegence (AMI), ini hari Kamis (12/6) malam, meluncurkan bukunya bertajuk The Art of Turn Around, Kiat Restrukturisasi.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Buku setebal 334 halaman dari Penerbit Aksara Karunia tersebut merupakan perpaduan antara biografi dan sejumlah kiat bisnis, dipetik dari segala macam pengalaman yang telah puluhan tahun digelutinya. Mulai dari perjalanannya sejak berjualan kue basah di zaman Jepang saat duduk di sekolah dasar, menjadi tukang catut ketika di SMA dan mahasiswa, lalu merintis karier di Citibank sampai 1976, membesarkan Bank Niaga, menjabat Dirut Garuda Indonesia, memimpin Bank Mandiri sampai 23/5/2000, dan pengalaman mengelola sejumlah bisnis pribadi.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Pria yang mengaku memiliki karakter cenderung bebas dengan tendensi urakan, slebor atau cuek ini dilahirkan tanggal 1 Agustus 1938 di Semarang. Ia dikaruniai tiga putri cantik (Indira Purwita, Sandra Praditya, Irma Damayanti) buah kasih dengan isteri Nanan Hadiretna. Anggota World Economi Forum berbintang saya Leo dengan shio Macan ini berasal dari keluarga berlatar belakang aneka macam. Ibunya keturunan Indo-Belanda beragama Katolik. Ayah orang Pontianak masih keturunan Arab dari pihak nenek, beragama Islam dan pernah bekerja di duane di Semarang, Medan, kemudian Singapura.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Kakak beradik dalam keluarganya, tiga orang beragama Katolik, dua Islam. Ia sendiri beragama Islam. Maka, sudah sejak kecil ia selalu merayakan Lebaran sekaligus Natal. Jika semua keluarga berkumpul, terasa keakraban oleh karena ia sering jauh dari mereka. Namun walau jauh, komunikasi di antara mereka tetap berlangsung intens.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Dalam lingkungan bisnis, ia termasuk sosok andalan. Ketika di Bank Niaga, ia mengangkat bank yang tadinya tidak terkenal itu menjadi bank swasta nomor dua terbesar di Indonesia. Pengalaman sangat spektakulernya adalah ketika selama enam bulan ia dipercaya memimpin Garuda. Saat itu ia langsung dihadapkan pada situasi yang disebutnya sebagai, &#8220;… negative networth gila-gilaan, sebab utang (liabilities) jauh lebih besar dibanding harta (asset), sehingga saldonya negatif. Bottom line sudah merah, begitu juga saldo ditahan (retained earning) juga telah negatif. “Pada posisi demikian, praktis tinggal dua hal yang akan bisa dilakukan yakni menambah modal atau melikuidasi,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;"></span> <span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Namun, sebagai bankir, membaca posisi keuangan sangat buruk semacam itu tetap bukan berarti datangnya kiamat. &#8220;Kalau kita reevaluasi aset sesuai market, maka negative networth akan menjadi kecil. Yang penting, dia bukan bebas cash (noncash-charge), dan negative networth akibat akumulasi kerugian bisa diatasi. Yang perlu dijaga, Garuda tidak boleh rugi, cash flow harus positif. Selain itu, juga harus dijaga posisi serasi antara aset dalam rupiah serta liability dalam dollar AS,&#8221; tegasnya.</span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Kalau hanya berpikir seperti ketika sedang mengelola perusahaan biasa, ia pasti akan melakukan likuidasi. Tetapi, akhirnya ia memilih peluang restrukturisasi mengingat Garuda adalah pembawa bendera Indonesia sehingga terdapat ikatan emosional pada masyarakat luas serta kebanggaan yang sulit dihapuskan.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Restrukturisasi berarti membuang yang jelek dengan melakukan perubahan mendasar berupa perubahan manajemen, kepemimpinan, operasional dan pendekatan pasar. Tujuannya satu, agar nilai pasar Garuda bisa meningkat.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Sesudah berhasil mengatasi tantangan dari dalam, ia segera melakukan program restrukturisasi. Sesudah dua bulan memimpin Garuda (termasuk memindahkan kantor ke Bandara Soekarno-Hatta agar bisa langsung memantau situasi lapangan), ia pun berhasil memutar haluan Garuda dari nyaris bangkrut menjadi maskapai penerbangan yang tetap terbang, sekaligus bisa menguntungkan.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Namanya makin berkibar ketika ia berhasil menyelamatkan Garuda. Saat itu ia juga berani menghadapi demonstrasi karyawan yang menyambutnya sewaktu baru masuk ke Garuda. Dengan tenang ia datang menghadapi serta memberi penjelasan secara rinci dan terbuka atas semua kebijakan yang sedang, telah, dan akan dia ambil.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Menurutnya, seseorang bisa naik menjadi pemimpin puncak tentu sesudah ia lolos dalam berbagai macam seleksi sejak merangkak dari bawah. Dengan demikian, ketika sudah berada di atas, ia harus berani bertindak dengan memanfaatkan kekuasaan yang otomatis akan datang melekat pada diri seorang pemimpin. &#8220;Banyak pemimpin, di perusahaan atau pemerintahan, bertindak sebagai manajer, senang terlibat dalam proses. Tetapi, yang kita butuhkan sekarang justru pemimpin, leader dan leadership, orang yang bisa melihat perubahan sebagai potensi, memberi gagasan, inspirasi dan arah, serta punya kepemimpinan tegas,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">Ia pun mengungkapkan khotbah seorang ustadz, ketika suatu Jumat tanpa sengaja ia shalat di sebuah masjid kecil di tengah kampung di sudut Metropolitan Jakarta. Ustadz yang terlihat sebagai orang kebanyakan, sama sekali bukan sosok terkenal dengan amat prihatin dan pandangan terasa jernih sekali, berkata, &#8220;…negara kita kacau-balau karena tidak pernah ditangani serius.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;"></span> <span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">“Kita tidak pernah serius ketika mengerjakan sesuatu, maka jadinya… ya selalu seperti yang kita lihat dan alami,&#8221; ujar pria yang dikenal berjiawa terbuka, terus terang, tangkas bertindak, dan berani mengemukakan segala sesuatu dengan kalimat jelas.</span><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:silver;font-family:Verdana;">*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia), dari berbagai sumber</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/faisalibrahim.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/faisalibrahim.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=faisalibrahim.wordpress.com&amp;blog=2032878&amp;post=31&amp;subd=faisalibrahim&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://faisalibrahim.wordpress.com/2008/02/17/robby-djohan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6a2e0c8e1d1cbc673c9c92b6ee52b5e5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">faisalibrahim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
