h1

Bumida Targetkan Pertumbuhan Premi 26,5%

March 20, 2008

DEPOK, Investor Daily.

PT Asuransi Umum Bumiputeramuda 1967 (Bumida) tahun ini menargetkan pertumbuhan premi Rp 291,42 miliar atau tumbuh 26,51% dari realisasi 2007 yang sebesar Rp 230,34. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menggalakkan sinergi dengan memanfaatkan jaringan induk usahanya, AJB Bumiputera 1912, di seluruh Indonesia.

“Target ini cukup realistis dan kami rasa tidak terlalu optimistis. Karena, dalam sinergi selama ini baru sekitar 20% jaringan induk usaha yang termanfaatkan. Jadi, kami ingin meningkatkan lagi produksi (premi) dari jalur sinergi baik ritel maupun korporasi,” ujar Direktur Utama Bumida Sutikno di Depok, Rabu (30/1), usai pelantikan komisaris dan direksi perseroan.

Menurut dia, pemegang polis AJB Bumiputera 1912 yang hingga kini mencapai sekitar enam juta orang merupakan potensi pasar yang sangat besar bagi produk-produk asuransi umum yang dimiliki Bumida. Oleh karena itu, sinergi akan dilakukan dengan memanfaatkan 120 jaringan kantor cabang AJB Bumiputera yang tersebar di Tanah Air. “Jika masing-masing memiliki memiliki 1.000 agen, maka secara total ada 120.000 agen. Mereka ini akan menawarkan produk-produk Bumida dan sebaliknya agen kami menawarkan produk-produk AJB Bumiputera. Dengan cara ini, kami berpeluang untuk menjadi pemain utama asuransi umum nasional,” tegas Sutikno. 

Ia mengungkapkan, tahun lalu perusahaannya mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp 18,12 miliar, tumbuh 64,48% dari 2006 yang hanya Rp 11,02 miliar. “Tahun ini kami diberi tugas oleh pemegang saham untuk menghasilkan net profit (laba bersih) Rp 23,5 miliar atau tumbuh 30,04%,” ungkap Sutikno.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik Bumida Julian Noor mengatakan, hasil underwriting juga tumbuh 23% dengan mencatat angka sebesar Rp 66,36 miliar. Surplus ini diperoleh karena pertumbuhan dari premi bruto sebesar 20% yakni mencapai angka Rp 230,34 miliar. “Angka ini merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih Bumida,” tegas dia.

Selain itu, menurut Julian, hasil operasional dan investasi perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada 2007. Tahun lalu, hasil operasional perseroan mencapai Rp 6,9 miliar atau tumbuh 83,01% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,8 miliar. Pada periode yang sama, hasil investasi perseroan mencapai Rp 15,73 miliar atau tumbuh 42,33% dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp 11,05 miliar. 

Julian mengungkapkan, hingga 2007, asuransi kendaran masih sebagai kontributor terbesar terhadap perolehan premi perseroan yakni Rp 67 miliar. Selanjutnya, disusul asuransi kecelakaan dan kesehatan (Rp 64 miliar), serta asuransi properti (Rp 31 miliar). Untuk beban premi, kontribusi terbesar pun datang dari kendaraan bermotor (Rp 37,5 miliar), disusul asuransi harta benda (Rp 35,6 miliar) serta asuransi kecelakaan dan kesehatan (Rp 22,5 miliar)

Syariah Mulai Untung

 Sementara itu, unit usaha syariah Bumida yang tahun-tahun sebelumnya masih membukukan kerugian, kata Julian, pada 2007 mulai mencatat keuntungan yakni Rp 3,01 miliar. Premi syariah yang diperoleh perseroan juga meningkat signifikan dari Rp 4,1 miliar pada 2006 menjadi Rp 9,1 pada 2007 atau tumbuh 117,9%. Kemarin, Bumida resmi menetapkan jajaran komisaris dan direksi baru yang meliputi Djakfar Murod (komisaris utama), Constant Karma (komisaris), Ridwan Sadjadi (komisaris independen), Sutikno (direktur utama), Joko Hananto (direktur pemasaran & SDM), Julian Noor (direktur teknik), dan Ali Nurdin (direktur keuangan & investasi). (nas)  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: